Wednesday, 3 December 2014

Pesona Sang Pagi



Seperti pagi ini...
Semilir deru angin hangatkan hatiku
Sejuknya berkelopak
Bak ingin menyatu dengan jingganya sang fajar

Seperti pagi ini...
Sayup-sayup terdengar kicauan kenari
Bak menyapaku dengan sepenggal keceriaan

Aku selalu terpaku pada pesona sang pagi
Sang pagi dengan embunnya yang menitik
di pucuk dedaunan muda
Sang pagi dengan mentarinya yang selalu
memancarkan cahaya kehangatan

Aku selalu terpaku pada pesona sang pagi
Sang pagi yang mencipta syukur dalam sukmaku kepada-Nya
Seperti pagi ini, tatkala ia mengizinkan suatu nafas
Yang menghantarkan aku mengagumi ciptaan-Nya
di pagi ini...


by: Fitri Herma

Wednesday, 1 October 2014

Lalu, Bagaimana Bisa Kugapai?




Lalu, bagaimana bisa kugapai?

Memandangmu, aku seperti tengah memandang bintang di atas langit.

Indah, namun sangat jauh.

Hingga sekeras apa pun aku berusaha,

Tetap saja tak mampu tergapai oleh tanganku...

Lalu, bagaimana bisa kugapai?

Memandangmu, aku seperti mendambakan mutiara putih di dasar laut.

Indah, namun kedalamannya terlalu jauh tuk kugapai.

Hingga rasa ini pun tenggelam di lautan harapku...

Lalu bagaimana bisa kugapai?

Laksana hari,

Kau masih tetap malam dan aku pun tetap siang.

Laksana musim,

Kau masih tetap musim penghujan dan aku adalah musim kemaraunya.

Lalu bagaimana bisa kugapai?

Kau bahkan tak bisa menjadi air,

dan aku pun tak mampu menjadi minyak.

Meski mereka takkan bisa bersatu,

namun mereka masih mungkin hidup saling berdampingan.

Lalu bagaimana bisa kugapai?

Untukku, Kau bukan hanya jauh,

namun bahkan sangat jauh.

Lalu, bagaimana bisa kugapai? :)

By: v3 Herma

Sekali Saja. Tak Bisakah?



Tak bisakah kau tersenyum ke arahku sekali saja?

Tak bisakah kau mendengarkanku sekali saja?


Tak bisakah kau merasakan kehadiranku sekali saja?

Walau hanya berbalik dan menatapku sekali saja..

Sekali saja, tak bisakah?

Apakah kau hanya akan melihat mereka yang ada di hadapanmu?

Ataukah kau hanya dapat merasakan kehadiran mereka yang berdiri di sampingmu?

Lalu aku?

Kau tak pernah tahu bahwa seseorang selalu memperhatikanmu dalam diamnya.

Kau bahkan tak pernah tau bahwa seseorang di belakangmu 


selalu menanti agar kau berbalik arah dan tersenyum kepadanya..

Sekali saja, tak bisakah?

Seperti mereka, aku ingin seperti mereka 


yang bisa bersamamu walau hanya sekedar berbincang atau tertawa bersama..

Oh, tidak!

Seperti mereka, Aku juga ingin menjadi alasan senyuman dan tawamu..

Lalu tak bisakah? Sekali saja, tak bisakah?

Aku tau, itu hanya anganku..

Meski tak kau tak pernah melihatku atau merasakan kehadiranku sekali pun..

Aku tak peduli.

Karena kenyataannya, Aku hanya berharap agar kau tetap di sini. Disampingku...

Masih Tak bisakah? 


By: v3 Herma

Karena Kebahagiaan Adalah Kesederhanaan Hati...



Bahagia itu sederhana...

Tak perlu menunggu kekuranganku menjadi sempurna

Tak perlu menunggu untuk aku memiliki segalanya

Bahagia itu sederhana..

Cukup dengan melihat mereka tersenyum

Meski tak ada aku dibalik alasan senyuman itu..

Bahagia itu sederhana..

Cukup dengan mensyukuri mereka yang telah hadir di dalam hidupku

Meski begitu banyak diantara mereka yang tidak menginginkan kehadiranku...

Berbahagialah meski dengan cara yang berbeda,

Karena kebahagiaan adalah kesederhanaan hati... :)


By: v3 Herma

What Should I do?




What should i do?

Aku ingin pergi sekarang..

ke tempat di mana mataku tidak mampu menangkap bayangmu

ke tempat di mana hatiku tidak mampu merasakan kehadiranmu

ke tempat di mana otakku berhenti memikirkan tentangmu

Tapi di mana?

Bahkan hati kecilku menolak untuk melakukannya

what should i do?

Aku ingin menghentikan rasa itu sekarang

sebelum luka yang mengenai hatiku terasa lebih sakit

karena aku tau, hatiku tak akan pernah terlihat olehmu..

Tapi ini bukan salahmu

Aku yang bodoh membiarkanmu begitu saja masuk ke dalam hatiku yang rapuh

dan sekarang aku tak sanggup membiarkanmu untuk keluar dari hatiku..

What should i do?

The more i try to forget you,

The more i love you..~


By: v3 Herma

Maaf, Ini Caraku



Aku pernah bermimpi menjadi seorang pianis..

Yang mampu mengungkapkan rasa lewat alunan pianonya yang merdu..

Aku pernah bermimpi menjadi seorang penyair..

Yang mampu menyatakan rasa lewat bait-bait indah sajaknya..

Aku pernah bermimpi menjadi seorang penari..

Yang mampu mengekspresikan rasa lewat bahasa tubuh yang penuh makna..

Namun, entah mengapa semua terlihat sangat sulit..

Kenyataannya, aku hanya mampu mengungkapkan rasa dengan caraku yang sederhana..

Dalam diam. Ya, hanya dalam diam..

Berharap kau mampu memahaminya,

meski akhirnya aku menyadari bahwa caraku

yang sederhana tak cukup mampu

membuatmu mengerti akan rasaku.

Maaf, mungkin caraku terlalu sederhana untukmu:')


By : v3 Herma

Puisi Untukmu



Aku hanya menulis puisi sederhana..

Di atas secarik kertas yang usang

Mencoba menulis kata yang

tak sempat terucap atau

mungkin yang pernah terlupakan

Aku hanya menulis puisi sederhana..

yang tak indah seperti para penyair

Namun aku berharap..

engkau akan tersenyum tatkala membacanya

Karena puisi sederhana itu UNTUKMU :)


By: v3 Herma